Dan ternyata Bu Diah menanggapi positif tindakanku itu.Terbukti dengan ia sedikit mengangkat pantatnya agar aku bisa mencapai pangkal pahanya. Sesaat aku sempat melihat Bu Diah mengamati tubuh telanjangku. Bokep Jepang aku juga sempat melirik pahanya yang sedikit tersingkap.Wah, mulus juga pahanya, pikirku. Di papan nama dekat pintunya tertuliskan nama Diah, sejenak aku berpikir pasti itu nama wanita setengah baya tersebut dan aku langsung mentotok pintu rumahnya dan keluarlah wanita setengah baya tersebut. Sebut saja namaku farid, umurku saat ini 28 tahun. “Iyha bu” jawabku singkat. Bu Diah tersenyum,“Mas Farid gak usah malu. Kemudian bu Diah yang masih dalam keadaan telanjang, melumat habis bibirku sebelum akhirnya aku pamit pulang dan meninggalkan bu Diah dengan kenangan yang pastinya akan terulang lagi setelah aku menjadi pegawai negri. ada rasa kaget sekaligus senang dengan perlakuan Bu Diah.Beliau dengan lembut melumuri kejantananku dengan madu, kemudian mengocoknya pelan.




















