Juga dengan Ganjarpun, Fenty tetap melayaninya setiap ada kesempatan. Bokepindo Sementara tangannya dengan segera meraih kontol Papanya yang sudah tegang besar. Papa Fenty pada awalnya kaget atas tindakan putrinya ini, tapi lama kelamaan sentuhan hangat bibir Fenty bisa menghangatkan perasaan dan gairahnya. “Tidak bisa sekarang sayang,”
– kata Papanya sambil membetulkan celananya. Papanya terpejam sambil memegang kepala
– Fenty. “Buka dong semua pakaian kamu,” kata Ganjar sementara dia sendiri melucuti semua
– pakaiannya. “Mmhh…”
lelaki-lain-selain-suamiku suara Papanya tertahan karena masih berciuman. Enak sekali sayang,” kata Fenty sambil agak membungkuk lalu mencium bibir Ganjar yang masih basah oleh cairan memeknya. “Ohh.. Crott! Tangan Fenty mulai berani disusupkan dan masuk ke celana kolor Papanya, lalu tanpa ragu menggenggam dan meremasnya pelan.




















