Punggungku terasa amat sakit dan panas karena sobek dan mengeluarkan darah. Vidio Porno Penisku pun mengeras. Aku merasakan siksaan yang amat sakit. Tetapi, itu tidak berlangsung lama. Akhirnya aku tidak kuat. Dan kini aku diperlakukan tidak lebih dari seekor binatang. Tapi aku tidak punya pilihan lain selain kembali kepada Nyonya Hana. Aku berteriak keras. Inilah yang kuimpikan sejak dulu, disiksa dan direndahkan oleh wanita.Setelah puas dengan cambukan, dia melepas ikatan tanganku. Aku berteriak keras. Tanpa basa-basi lagi, dia lalu menyuruhku untuk melepas seluruh bajuku. Di situ terdapat sebuah kandang anjing yang kosong. Aku menuruti perintahnya. Untungnya, kaca mobil Nyonya Hana sangat gelap, sehingga tubuh telanjangku tidak akan kelihatan dari luar.Kami sampai di villa sudah siang. Dia berdiri berkacak pinggang penuh kemenangan. Aku sangat capek saat itu.

















