Kurasakan jari-jemari Aa meremas jemariku, lembut dan hangat. “Kenapa baru tadi sore sih kamu telepon Aa ke kantor, lagian mo ke sini nggak bilang-bilang?” protes Aa. Bokep Tante “Hehe bukannya remang-remang gini malah tambah asyik!” goda Aa sekali lagi. Aa segera melepaskan sepatuku dan menyelimutiku. tangis bahagia. Atau semua ini karena trauma kebencianku pada laki-laki akibat penyelewangan ayahku yang kini menghasilkan seorang bayi yang mungil ditengah keluargaku.Tepat satu tahun perkenalan kami, aku mendapatkan sebuah undangan dari LSM, dan letak LSM itu dekat dengan kota tempat Aa tinggal. Setelah sampai di hotel tempatku menginap, aku meneleponnya. Kucubit laki-laki jangkung di depanku. Aku tersenyum. Aa membawaku ke kamar dengan memelukkuerat.




















