Di situ tangan sang dukun memasuki selangkangan Dina, tindakan ini membuat Dina protes,
! Bokepindo Lalu Dina masuk ke gubuk dan duduk di lantai. Sang dukun berkata, “Bu Dina, jimat ini akan saya pasangkan pada kamar Ibu nanti malam,” sedangkan Dina merasa khawatir, bagaimana jika calon suaminya pulang. Dina hanya bergidik! Lalu Lely mengetuk pintu gubuk itu dan dengan adanya sahutan dari dalam mempersilakan mereka berdua masuk, di dalam telah ada dukun itu yang duduk dengan sambil menghisap rokoknya.“Ooo… Bu Lely? saya mau diapakan Mbah?” tanyanya.“Ooo… ini adalah pengobatannya, Lely pun dulunya begini juga,” jawab mbah dukun sambil mengatur nafasnya yang terasa sesak menahan gejolak nafsu. Lalu ia memanggil Dina untuk maju selangkah ke arahnya, dan Dina diperintahkan untuk memasukkan tangannya ke dalam wajan yang berisi air kembang, lalu Mbah Dudu membakar menyan dan membaca mantranya.Tidak berapa lama kemudian ia buka matanya dan berkata bahwa mata hati calon




















