Saya bilang, “Sudah dong ah.., jangan nangis lagi..” lalu Siti berkata“Gung.., saya minta maaf atas omongan dan perlakuan orang tua saya terhadap kamu tadi siang. dasar kamu pintar cari alasan.” Setelah itu orangtuanya Siti berbincang-bincang dengan saya (Interogasi), tanya asal-usul, orangtua, pekerjaan orangtua, rumah, pokoknya segalanya. Link Bokep Susunya masih kecil seukuran dengan kepalan tangan. lalu Siti teriak meminta agar saya membukakan pintunya, maafkan saya kak.., karena saya selaku tamu di sini tidak ada hak untuk membuka pintu tanpa seizin tuan rumah. Tanpa sepengetahuan saya Siti ternyata mengikuti dari belakang, lalu masuk ke kamar kecil itu dan bertanya sambil melihat kemaluank Gung.. Susunya masih kecil seukuran dengan kepalan tangan. Sejak itu saya sadar, hatinya memang suci, ingin membahagiakan kedua orang tuanya dan menikah dengan “lelaki kaya” serta ia rela berkorban walau harus kehilangan “mahkotanya” demi seseorang yang sayanginya.




















