Setelah itu aku menunggu di sebuah kursi, sementara Fitri dan Andri masuk
ke kamar. Bokepindo Dua wanita yang cantik yang
wajahnya mirip sedang bertelanjang.bulat di depanku.Mimpi apa aku?“Kok bengong Van? Puas?” Andri bertanya.“Puas banget deh.. Tia ngantuk niih..”Kalau sudah begitu, percuma saja. Gue nggak serius.. Aku merasa seperti raja yang dilayani dua wanita cantik. Kulihat dari
sudut pandangku, kedua bagian bawah payudara Fitri yang menggantung
mempesona.Ukurannya lumayan juga. Si “ujang” telah berada di dalam mulut Andri, tengah disedot dan
dimainkan dengan lidahnya.Tidak hanya itu, Andri juga sesekali mengemut telur kembarku sehingga menimbulkan rasa ngilu yang
nikmat. namanya juga kepepet.. udah mau.. Aku terbengong beberapa saat.“Tia!..!” aku mengguncang-guncang tubuhnya.“Umm.. sorry yaa..” aku sedikit panik.Tiba-tiba Andri tertawa kecil.“Keliatannya loe emang punya masalah deh.. Lagi gue perkosanya nggak kasar.”“Mana ada perkosa nggak kasar?” Andri tertawa lagi.




















