Jalan-jalan sama siapa. Jam setengah dua siang aku baru habis makan di warung nasi depan. Bokep “loh kok malah ketawa, katanya mau ngintip hehehe…..”
“aduh kalah deh mba,” kataku tak mau melanjutkan obrolan soal intip mengintip tadi. Atau karena memang teganganku tinggi kali ye.. Luar biasa. Mba irma kembali mendekat. Sementara aku juga ikut mentertawakan kekalahanku . Karena tiba-tiba spermaku muncrat ke dalam mulutnya. Mba irma tertawa dalam kemenangan. Aku sendiri memanggilnya mba irma, mungkin karena sama-sama dari jawa jadi aku memanggil mba.. Mati kutu aku tidak berkata-kata lagi. Wajahku entah mau di taruh dimana lagi di godaan mba irma. Luar biasa. “ambilin mba minum yah”
Aku mengambil segelas air putih dan memberikan kepadanya.




















