Hehehehe…” Jawabnya sambil senyum-senyum. Bokep STW Aku buka kamar mandi dan langsung jongkok menenangkan hati.Tak lama kemudian Damar masuk kekamar mandi.“Siapa Mar?” Tanyaku. Ooooogghhghh Damaaarrrr.”Damar ikut bergoyang meski dia yg sedang berada dibawah, dia menghentakan pinggulnya keras-keras sampai mentok dan rasanya terasa seperti kena ulu hatiku. Gila, pingin tertawa dan kaget bercampur.– Akhirnya aku lari kebelakang, ketoilet. Aku kangen semuanya dari kamu. Akhirnya entah dari mana awalnya, aku dan Damar sdh berciuman. Daripada jenuh dirumah. Sepertinya Damar tdk ingin menyia-nyiakan waktunya lagi untuk orgasme. Yuk yg lama.” Ajaknya kembali.Uuuuhhhh, aku memang lagi pingin bercinta. 3 tahun aku terus menunggu kamu mau jalan lagi ma aku.” Lanjut Damar.Dia membelai-belai rambutku dgn lembut. Dgn basa basi dia menanyakan keadaanku.Hmmm, kupikir ini kesempatanku untuk happy-happy. Dgn segera kami memakai pakaian kami dan segera berlari keruang tamu.Aaaahhhh gagal.Dari tamu, kami melihat keluar jendela, dan ga ada satupun pun yg bertamu.




















