mungkin dalam pikirannya, tugas dan amanat yang sudah diembannya selesai, tapi itu tidak berlaku buatku. Bokep Indo Live kok bisa sampai kemalaman memangnya dari mana? Selain mbah Suliyem yang sudah tua, beliau juga pasti tidak berpikiran untuk melaporkanku pada pihak yang berwajib ataupun orang lain karena mungkin akan sangat merepotkan dan menjadi aib bagi beliau sendiri. Kuambil kembali tas uangku dan kuambil lima lembar uang lima puluh ribu rupiah, kuhitung di depan mbah Suliyem semua uang yang sudah aku berikan kepadanya.“Mbah, ini saya tambah lagi mbah, semuanya lima ratus ribu rupiah, buat simbah, silahkan ambil dan simpan asal saya boleh entotin simbah atau kembalikan semua uang saya dan kita lupakan semua ini.”
Aku menyelipakan lembaran uang itu ke genggaman tangan mbah Suliyem yang masih memegang bundelan uang yang sebelumnya kutawarkan padanya.“Mas ini memang sudah gila rupanya…”“Terserah simbah, silahkan ambil atau kembalikan”.“Ayo jalan mas, yang penting kita sampai rumah dulu…”.




















