Berapa, Pak?”.Dijawab oleh wanita disebelah pria itu, “Totalnya Rp 536.500,-“.Dalam hati Tedi menggerutu, “Busyet, habis nih sisa gajianku!”.Jam di dinding apotik menunjukkan setengah dua, hawa sejuk pagi masuk melalui jendela apotik membuat Tedi yang baru saja duduk beberapa menit di ruang tunggu menjadi ngantuk. Tedi akhirnya merasa kalau tatapannya dirasakan oleh wanita itu.Perhatian Tedi beralih ke barang-barang yang ada di outlet apotik itu. Bokep indo Tedi merasa kaget campur bingung dan heran menatap wanita disampingnya sedang menikmati sedotan pertama pada sebatang rokok.“Nggak usah bengong Mas, emangnya kenapa?”, tanya wanita itu.“Ah, Nggak, nggak heran kok, sehari habis berapa Pak biasanya, Mbak?”, tanya Tedi sedikit menggoda.“Saya merokok kadang-kadang aja kok, Mas!”, jawab wanita itu.Setelah itu mereka mengobrol akrab bak 2 orang yang telah lama berkenalan.“Mas, tadi tanya soal kondom, apa sudah menikah?”, tanya wanita itu.“Belum, makanya saya bertanya, Mbak sudah?”, jawab Tedi dan berbalik bertanya.“Sudah 5 tahun”, jawab wanita sambil




















