hhuuhh..’.Dan beberapa menit sesudah Bagas meninggalkan tempat, dengan gaya yang tidak memancing perhatian orang dia nyamperin tuh tempat kencingnya Bagas. Bokep Montok Deg, deg, deg. Bulu-bulu bewok dan kumis yang tercukur rasanya seperti amplas yang menggosoki kulit halus dadaku.Dalam waktu yang singkat berikutnya kami telah sama-sama telanjang bulat. Jam 10 pagi, OK?’, dia ngangguk bengong.Walaupun nggak bisa baca rupanya dia tahu apa artinya ‘OK’. Nampaknya orang-orang ramai sepanjang jalan nggak mau ngurusin urusan orang lain. Aku terus melumatinya. Lihat aja nih, dianya nggak mau lemes-lemes. kenapa liar begini ssiihh..?!Suatu sore, karena ada beberapa bumbu dapur yang habis, aku pergi ke warung langgananku di pasar. Ternyata demikian pula kang Bagas. Aku beri Bagas lembaran Rp.




















