Saya cium bibir Mia dan Mia bergegas keluar.Hari Sabtu saya akhirnya boleh pulang dan persis seperti yang dibilang Mia, saya diminta untuk istirahat dirumah sampai hari Rabu. Film Porno Wajah Desi boleh juga walaupun tidak secantik Mia.Desi memakai daster bercorak bunga-bunga dengan warna mencolok khas dari Bali. Enak Arthur, enak sekali” ujar Mia mendesis.Bagaikan kuda liar, Mia terus mengayun-ayunkan pantatnya. Mia lalu membuka baju seragamnya dan menurunkan BHnya lalu mengangkat roknya dan celana dalamnya ditarik kebawah kakinya.Kami berciuman dengan penuh gairah. Desi menerima dengan senang dan menghisap dan menelan peju saya. “Kangen dengan Mia” kata saya sambil mencium bibirnya. “Cantik, jangan takut deh. Saya turun dari tempat tidur saya dan menghampiri Mia. Dan lebih mengejutkan lagi, Desi ini juga sering bersetubuh atau setidaknya oral sex dengan pasien.Hmm, nakal juga suster-suster ini, pikir saya dalam hati. Wajahnya yang cantik terlihat semakin cantik meluapkan gairah didalam dirinya.




















