Saat ku sampai di rumah, aku disambut oleh isteriku dgn ciuman hangat di bibirku. Bokep Tante Makanya gua kagetin kalian.” kata Santi tiba-tiba.Aku kaget mendengarnya. Kutengokkan wajahnya ke wajahku. Isak tangisnya yg terjadi akibat hilangnya keperawanannya tersebut lama-lama menghilang dan kemudian berubah menjadi desahan nikmat. Masak tidur sekarang? Terasa dari ciumannya yg semakin ganas dan tangannya mulai meraba-raba tubuhku. Santi tertawa melecehkan Vivi,“hahahaha jablay murahan emang baru gitu aja udah keluar.’’ Tap tak lama justru pacarnya mencabut kont0lnya.Saat kont0lnya tercabut lansung muncrat spermanya membasahi tubuhnya hingga ada yg mengenai wajahnya.Jujur saja, aku terangsang bukan hanya karena Vivi. Entah apa yg terjadi di sana aku tdk tahu. Entah apa yg terjadi di sana aku tdk tahu. Ya wajar secara dlm peraturan pertandingannya, sang pacar tdk boleh beraksi.















