Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Film Porno Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada.“Ummi… Ummi, bagaimana Abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini?” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepala. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Katanya mau kayak Rasul? Ucap isteriku kalem.“Iya. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Aku benar-benar merasa menjadi suami terzalim!“Maryam…!” panggilku, ketika tubuh berabaya gelap itu melintas. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. Sungguh, baru kali ini aku melihat isteriku segirang ini. berember-ember. Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud (**) dan ‘iffah (***) sepertimu?




















