Aku benci dgn semua orang yg bahagia melihat Mbak Indira diambil orang lain. XNXX Jepang Ayo..”, ajak Lidya setengah memaksa. Habis lucu sih.., Soalnya waktu Mbak Indira menikah, umurku sudah 21 tahun.Hampir lupa, Saat ini aku masih kuliah. “Iya, Tante. Sementara Tante Amanda pergi membawa Bobby, aku dan Lidya duduk di bangku taman dekat patung Pangeran Diponegoro yg menunggang kuda dgn gagah.Tak banyak yg kami obrolkan, karena Tante Amanda sudah kembali lagi dan memberikan Bobby padaku sembari terus-menerus memuji. Kalo mengingat kejadian itu memang menggelikan sekali. Dan hanya kami berempat saja yg merayakannya.Perlu diketahui kalo Lidya adalah anak tunggal di dalam keluarga ini. Karena anak bungsu dan juga satu-satunya laki laki, jelas sekali kalo aku sangat dimanja.




















