(tamat)Nah begitulah akhir dari cerita panas terbaru ini. Mbah Suliyem tak bereaksi, entah apa yang dirasakannya, aku tak peduli. Bokep Rusia Selain mbah Suliyem yang sudah tua, beliau juga pasti tidak berpikiran untuk melaporkanku pada pihak yang berwajib ataupun orang lain karena mungkin akan sangat merepotkan dan menjadi aib bagi beliau sendiri. Selain itu frekuensinya datang ke pasar pun tidak berkala, hanya pada saat ada panen pisang di halaman rumahnya yang bisa dijual.Mbah suliyem tampak kebingungan dan semakin gelisah sambil melihat-lihat keadaan yang sepi di kanan-kiri karena banyak sekali pepohonan besar.“Mas ini kok aneh-aneh sih, simbah sudah tua dan tempat ini sangat angker mas., ayo kita jalan lagi…”“jawab dulu mbah, mbah mau kocokin kontolku atau simbah kembalikan uangku dan turun disini, ini sudah lumayan dekat dengan rumah mbah dan saya lebih baik putar balik dan pulang”.Mbah Suliyem tak menjawab dan beberapa saat kami berdua terdiam, keadaan sangat sepi,




















