Kami menunggu sampai hujan reda, namun sialnya makin lama hujannya makin deras. Bokep Asia Batinku.tiara memberikan aku handuk dan pakaian ganti. ”gak apa-apa kok, tiara. Aku mengantar tiara sampai kerumahnya.Sesampai dirumahnya, tiara menawarkan aku mampir kerumahnya.”masuk dulu yuk, tiara”
”gak ah, uda basah kuyup gini” jawabku basa-basi padah ingin sekali aku mampir kerumahnya. Tubuhku terasa lemas..begitu juga dengan tiara..akhirnya aku dan tiara roboh dan terduduk di dapur.Semenjak kejadian itu, aku dan tiara sering mengulangi lagi petualangan liar kami. Nafas tiara sudah mulai tidak teratur. tiara tidak menolak, malah aku mendengar dia mendesah kecil. Aku segera melepas celana pendek yang aku pakai. Mereka melanjutkan latihan mereka tanpa menghiraukan aku lagi. Aku mendekatkan wajahku ke wajah tiara. Tapi gak ada jawaban dari kakaknya..”uda gelap ni Han, kok kamu belum dijemput juga seh..?” tanyaku prihatin. Kami menunggu sampai hujan reda, namun sialnya makin lama hujannya makin deras.




















