“Begini dik… biar jelas… dilihat dekat lampu meja… ada dikamar kakak…”, kata Dartowan menggamit tangan kiri Ningsih dan dengan bergandengan tangan mereka berjalan menuju kekamar Dartowan. Bokep Mama Target sudah ditemukan tanpa kurang sesuatu apapun… Laporan selesai…!’.Lalu segera mereka berlalu menghilang cepat dengan kendaraan mobilnya. “Ini ada keluarga dari luar kota yang datang ingin mencari bapak…”.“Ohh… aku kira ingin menagih iuran bulanan… mumpung kamu sudah datang, sekalian aku bayar saja deh iuran untuk bulan ini”, kata Dartowan sembari merogoh dari dalam dompetnya dan menyodorkan selembar uang kertas senilai Rp 50 ribu. Sempat sebelum menundukkan kepalanya, Ningsih sempat melihat lambaian tangan Dartowan yang meminta dirinya datang mendekat.Dartowan menggeser kursi didekatnya dan menyuruh Ningsih yang sudah datang mendekat untuk duduk di kursi yang didepan dia duduk.“Silakan duduk dik…”, kata Dartowan pelan, masih terpesona dengan adegan sensual yang dilihatnya tadi.“Iiya… kak…”, menimpali kata kakak tirinya yang tampan dalam pandangan mata indahnya




















