Dan untuk pembaca sekalian, semoga kalian suka dengan ceritanya! Apalagi melihat figur Om James yang kebapakan itu yang membuatku makin menyukainya, sebab sejak kecil aku sudah tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari seorang bapak.Om James berjanji untuk mencukupi semua keperluanku, mulai dari pakaian, uang saku bulanan, serta sebuah mobil pribadi. Bokepindo Dia masih menciumi dan mengecup leher belakangku, sambil kakinya dilingkarkannya ke pinggangku seperti mendekap guling. Memang tidak biasa, Pak James pulang lebih awal dari kantornya. Meski ini sudah untuk yang kesekian kalinya “Penny”-ku dihisap oleh Om James, namun setiap kali melakukannya, selalu ada kenikmatan yang baru yang kurasakan. Pekerjaan itu harus kulakukan, karena aku harus membiayai sendiri pendidikanku di salah satu sekolah swasta yang cukup mahal, setidaknya termasuk mahal untuk ukuran keluarga kami.




















