Jangan liatin gitu dong,” Kata Naina sambil duduk disampingku.“Oke, tapi aku nggak bawa baju berendam nih,” kataku sambil membuka baju kerjaku, aku yg sudah tdk kuat melihat pemandangan yg memancing birahi itu.“Mas, badanmu kekar juga ya, “kata Naina sambil memeluk lenganku dari samping, terasa toket montoknya melekat erat di lenganku.Perlahan kuusap paha putih Naina dan tiba-tiba Naina berdiri dan duduk di pangkuanku, akhirnya tubuh montok itu kupeluk sambil kuangkat kakinya kuletakkan pahanya yg putih, mulus dan hangat itu diatas pangkuanku. Bokepindo Masak orang kampung gini dibilangin sensual dan menarik” Kata Naina.“Pantesan tubuh kamu bagus dan terawat itu karena rajin jaipongan ya”“Ah Mas, bisa aja,” katanya sambil mencubit tanganku.“Silahkan Mas diminum kopinya, aku tinggal sebentar ya mau mandi dulu, udah gerah banget nih rasanya”Naina masuk ke dalam kamarnya dan mengambil peralatan mandi, letak kamar mandi kontrakan itu ada di luar tapi masih dekat dengan kamar Naina mungkin cuma




















