pendek kata, seperti Sophia Latjuba atau Tamara Blezinsky-lah (gimanapun ejaannya).Aku tak secanggih itu, pembaca. Bokep Hot Alia menunduk tapi tak menepis tanganku. “Nggak ah, justru gue seneng loe pakai seragam.”
“Oh iya? “Nggak ah, justru gue seneng loe pakai seragam.”
“Oh iya? Apa sih?”
Kutempelkan penisku yang setengah tegang ke pahanya. Apakah ini saat memulai? Tanganku ditariknya sehingga tubuhku rebah menindihnya. Rupanya, begitu aku “turun” dari tubuhnya setelah persetubuhan kami terakhir lewat tengah malam tadi Alia langsung tertidur. Maka kulayangkan sebuah mail lewat japri-nya. “Kan baru sekali, Yang, sekali lagi ya?”
“Kita masih banyak waktu.”
Ya, masih banyak, tapi suaramu serak dan nafasmu memburu. Bingung gue. “Loe juga bisa ‘tinggi’ dan mencapai puncak, engga kaya tadi,” lanjutku lagi. Aku cepat-cepat masuk kamar mandi sebelum dia mencari celana dalamnya.




















