Nyonya Hana tertawa terbahak-bahak melihatku kesakitan dalam keadaan telanjang dan terikat tidak berdaya. Bokepindo Kebetulan aku yang mengangkatnya. Dan aku tidak menerima imbalan apapun. Mungkin sekitar pukul setengah dua belas. Dia memintaku untuk datang ke alamat villa sewaannya dan melayaninya malam itu juga. Tanpa memberiku kesempatan untuk beristirahat, Nyonya Hana langsung mengambil tali dan mengikat kedua tanganku di puncak tiang seperti keadaan tadi malam. Aku sangat capek saat itu. Tanpa basa-basi lagi, dia lalu menyuruhku untuk melepas seluruh bajuku. Hari itu menjadi siang yang sangat panas.Nyonya Hana kemudian membawaku ke halaman belakang villa. Aku benar-benar diperlakukan seperti budak malam itu. Dia lalu mengatakan padaku bahwa dia akan membawa pergi pakaianku dan menungguku di seberang hutan yang lain yang telah ditunjukkannya padaku melalui peta. Bagiku, kamu adalah budak belian yang hina yang tak lebih dari seekor anjing.




















