Begitu akrabnya kami sehingga tak jarang Kandar juga membantu kalau ada kerepotan dirumah sehingga lingkungan taunya memang adiku.Untuk sehari-hari setelah berjalan 3 bulan kami makin akrab saja bahkan suamiku suatu hari, ketika kami ngobrol habis makan malam.“Ajaklah Isterimu jalan-jalan kemari Dik Kandar,” celetuk suamiku,“Biar dia kenal mbakyumu” lanjutnya, Dik Kandar hanya diam dan menghela napaspanjang.“Ada apa.. Ya.. Bokep indo Hampir saja kugigit penis Kandar kalau saja Kandar tidak berteriak, mengaduh. Begitu hebat, pantas Mas Dirga tidak pernah jajan,” timpal Kandar.“Begini aja dik, Dik Kandar nggak usah sungkan lagi sekarang ini mbakyumu ya isterimu, tapi janji Dik Kandar nggak boleh jajan, aku jijik kalau mbayangkan Dik Kandar jajan,” sambung Mas Dirga.“Sumpah Mas aku nggak pernah jajan sepeninggal isteriku, pernah pembantuku aku pakai itupun Cuma sekali selebihnya aku pake alat,” lanjut Kandar.“Jadi janji betulan lho dik, dan kita nggak boleh cemburu, satu sama lain..”“Eh..




















