Badanku kemudian direbahkan di atas meja dan dibiarkannya kakiku menjuntai ke bawah,Sedang Om Andi melebarkan kedua kakinya dan siap-siap memasukkan penisnya yang besar dan sudah tegang dari tadi ke dalam vaginaku yang juga sudah tidak sabar ingin dimasuki olehnya.Perlahan Om Andi mendorong penisnya ke dalam vaginaku yang sempit dan penisnya mulai menggosok-gosok dinding vaginaku. Bokep Barat Setelah bersih, gantian Om Andi yang menjilati selangkanganku, kemudian dia mengumpulkan pakaian seragamku yang berceceran di lantai dapur dan mengantarku ke kamar mandi.Setelah mencuci vaginaku dan memakai seragamku kembali, aku keluar menemui Om Andi yang ternyata sudah memakai kaos dan celana kulot, dan kami sama-sama tersenyum.“Naya, Om minta maaf yah malah begini jadinya, kamu nggak menyesal kan..?” ujar Om Andi sambil menarik diriku duduk di pangkuannya.“Enggak Om, dari dulu Naya emang senang sama Om, menurut naya Om itu temen ayah yang paling ganteng dan baik.” pujiku.“Makasih ya Sayang, ingat kalau ada apa-apa




















