Ambo sudah berkunjung ke rumah Sanro, dan dia sendiri bilang begitu.”Saya masih tidak percaya. Dia menganggap saya sudah melawan orang tua.Ambo pun meninggalkan saya setelah gemuruh yang terus dia lontarkan, seperti gemuruh yang enggan berhenti meronta di langit sana. Bokep Colmek Sanro beserta rombongan mulai mengarak ayam dengan berjalan dari berbagai tempat ke Lapangan Mabbaranie, tempat Sirawu Sulo berlangsung. Matanya seperti panah yang bersiap menembus mata saya.“Tahu apa? Katanya, Indo meninggal setelah jatuh pingsan sehabis menyantap soto kuda, persis seperti kematian Supriadi, atau tiga kematian lainnya yang sebenarnya sempat saya dengarkan sepanjang hari ini. Saya langsung berlari mendekati Ambo yang berdiri di sebelah Kepala Desa dan Pak Bupati.




















