“Terima kasih banyak, Pak. Pikiranku mendadak kacau. Bokep SMA Jika hujan, tidak ada yang lebih indah selain melihat orang-orang berpayung, melompati genangan air hingga terciprat dan sesekali mengenai pakaian mereka, lalu tiba-tiba ada suara tawa di bawah payung-payung itu. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang singgah mengencingiku, atau ketika aku jadi bahan lelucon karena sebuah mobil milik pejabat menabrakku. Ketika hujan datang, aku membasah. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. Aku tetap bertahan di tempatku berdiri, tetap menyaksikan anak laki-laki penjual kantong plastik di dekat tiang lampu merah yang juga masih berjualan. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. Aku langsung ingin mengutuk diri.




















