Tetapi aku tetap berusaha bangkit dan dengan tertatihtatih berjalan ke kamar mandi.Kulihat jam dinding, Wah.., Sudah 3 jam aku berada di rumah itu. Belum sempat aku protes, Pak Herman sudah mencium bibirku, dengan lekatnya.Barang dagangan terjatuh dari tanganku ketika aku berusaha mendorong tubuh Pak Herman agar melepaskan tubuhku yang dipeluknya erat sekali. Bokep STW Lumayan, sebab selain jualan jamu ibu juga menjual rokok, permen, alatalat tulis, pakaian anakanak dan sebagainya. Aku amat kaget dan ingin mendampratnya, tetapi kembali dengan tenang dan wajah menyeringai, Pak Herman mengancamkuAyo, berteriaklah agar semua tetangga datang dan tahu apa yang sudah aku lakukan terhadapmu! Rupanya kamu sudah cukup dewasa untuk bisa membaca segala sesuatu yang terjadi sekelilingmu, Cyn, ibu tersenyum.




















