Aku langsung memeluk dan melumat bibirnya. Bokeb (tolong apa sih? Aku mo ngomong tapi aku malu. sampai istirahat aku belum membalas SMS-nya. Setelah beres berpakaian, kami langsung check out. uh.. kita ke atas aja ya..?” memberi alternatif.“Terserah Diki deh..” Ivone masih menjawab dengan tegang.Akhirnya aku yang banyak bicara agar dia tidak tetap tegang, walaupun sebenarnya aku juga tegang.Kurang lebih 30 menit kemudian aku memasukkan mobil ke hotel ‘GS’ di jalan Setiabudhi, dan langsung memasukkan mobil di dalam ruang parkir kamar hotel, jadi posisinya benar-benar aman. Di kantorku, ada seorang sekretaris kepala divisi Treasury bernama Ivone, berusia 34 tahun telah menikah namun belum juga dikarunia anak. (Aku pingin punya anak..)Sesaat aku bengong membaca balasan SMS-nya.“Ivone ingin punya anak..? ah.. kenapa musti lewat SMS..?




















