Aku semakin yakin kalau Papiku memakai obat kuat yang dimasukan kedalam Teh hangatnya. Aku memakaikan baju Papi,“ Pokoknya pas kamu kerja Papi bakal berikan kamu hadiah mobil, agar kamu senang ”, ucap Papi menjanjikan sebuah hadiah.lalu timpanya lagi,“ Makasih sayang… ups salah, maksud aku Papiku sayang, hhe… pokoknya nanti kalo ada mobil janji nggak akan bilang kejadian ini ke siapapun ”, jawabku kepada Papi.“ Dasar anak nakal, bisa aja kamu ini, hahaha… ”, jawab Papi sambil tertawa.“ Papi, aku pinjem mobil yang hitam ya Pi ? Bokep Tobrut sungguh sangat lega seklai mendengar perkataannya yang saat itu tidak marah. Kamu ingin Papi berbuat apa? Sedikit demi sedikit pakaian aku di copot dari tubuh aku, agar gerak-gerik aku lebih leluasa dalam memainkan tubuh aku sendiri.“ Heemmmmm… ”, suara keras terdengar dari luar sana.Saat itu ternyata adalah suara Papi-ku, Oh no… sial sekali saat itu aku lupa menutup pintu kamarku.




















