Namun jeritanku itu tak diindahkannya, sebaliknya ia menjadi semakin bergairah. Dengan hentakan kasar, orang itu membalikkan tubuhku sehingga tertelentang menghadapnya. Bokep Crot Tiba-tiba ia menindih tubuhku yang masih tengkurap, sementara tangannya meremas-remas belahan pantatku. Aku merasakan rasa sakit yang hampir tak tertahankan lagi. Tambah lama bertambah cepat, membuat tubuhku tersentak-sentak ke atas. Tapi, “Plak!” Ia menampar pipiku dengan keras, membuat mataku berkunang-kunang. Darah kelaki-lakiannya dengan cepat semakin tergugah untuk menggagahiku. Tapi bukan begini caranya!”“Heh, yang gue butuhin cuman tubuh molek elu, tidak mau yang lain. Aku terperanjat sekali mengetahui siapa orang itu sebenarnya.“Rio… Kamu…” Rio hanya menyeringai buas.“Eh, Mer. Ternyata aku dinyatakan positif hamil. Akan tetapi tampaknya itu tidak bertahan lama. Namun orang itu lebih kuat, ia melepaskan rok yang kukenakan. Gue tidak mau tau, elu mau kasih apa tidak!”“Errgh…”Aku tidak dapat berbuat apa-apa lagi.




















