“Makanya, cari istri dong Pak… Biar ada yang nemenin,” katanya sambil tersenyum manis. “Nita lebih suka dientotin pak James.. Bokep Montok Nita aku suruh turun terlebih dahulu, baru aku menyusul beberapa menit kemudian. Nita hampir sampai pak… Ayo pak terusin pak…” jeritnya. Nita tampak senang aku puji seperti itu. Disaat aku berjalan menuju keluar dari kantor, aku melewati ruangan pak Dennis dan melihatnya sedang sibuk bekerja. “Makanya, cari istri dong Pak… Biar ada yang nemenin,” katanya sambil tersenyum manis. Punya suamiku kecil pak.. Tapi lain kali giliran pak James lho…” Tanpa sempat aku menjawab, dia langsung kembali mengulum kontolku yang keras ini.Tanpa basa-basi, langsung aku pegang kepala Nita dan kupercepat gerakannya maju mundur. Kutarik tubuh Nita hingga dia kembali berlutut di depanku.




















