Ia begitu bersemangat. Didalam hubungan rumah tangga kami, kita sepakat memutuskan untuk sama-sama bekerja. Bokep Montok Iya, di sini. Dan dari kegemaran yang sama itulah kami jadi semakin dekat. Kuawali pertemuanku dengan ibu, memeluknya erat john tak kulepaskan. Seorang pria yang mengirimiku ajakan pertemanan. Sudah tersaji secangkir orange teas hangat lengkap dengan softcake kesukaanku. Semua ini salah. Apalagi usiaku masih lebih muda darinya. Tetapi, bagaimana dengan Fariz? Ibu tidak marah. Semua ini salah. Aku tidak mencintai suamiku, tetapi aku mencintai orang lain. Karena merasa memiliki kegemaran yang sama, akhirnya kuijinkan ia menjadi teman Facebookku. ” Akupun langsung pamit berangkat ke tempat kerja agar segera bisa pulang berbincang dengan ibu di rumah.




















