Aku tidak tahan ……Sekarang posisiku berubah. Bokep Twitter Soalnya beli tiketnya baru aja tadi.”Aku melihat ibu yang menyapa tadi. aku kembali menutup mataku.Perjalanan ini sesungguhnya bakal menyenangkan, kalau tidak harus mendengar rengekan anak 5 tahun yang sepertinya tidak pernah diam itu. Jam 9 malam. Penuh kemenangan. Aku paling suka gelap. Dada itu benar-benar lembut. “Ya sudahlah pa, kita ngalah aja. Dan itu membuatku melayang.Tanganku juga tidak mau kalah, seperti mempunyai mata sendiri yang bergerak mencari sasarannya. Aku kembali mengelus pahanya. Tubuhnya menegang.Aku kembali mengelusnya. Matanya yang bulat besar memantulkan kilatan cahaya neon di luar bus.Dia memandang ke bawah tubuhku. Tapi aku mendengar dia menghela napas. Sialan. Itu kaki orang dewasa. Lenganku kemudian ku tekan sedikit ke belakang, sehingga aku bisa merasakan sesuatu yang begitu empuk.




















