Dan seperti bangun dari mimpinya, dengan sedikit terhentak Mas Agus tersadar kembali. Bokep Korea Kamu duduk di punggung Mas Agus aja biar gampang.” ucapnya. Karena jawaban dari pertanyaanku sepertinya sudah terjawab langsung di mataku. “Ternyata kamu udah besar, yah!” ucapnya sambil tersenyum. Tapi.. “Iya digigit, tapi jangan keras-keras!” jelasnya.Untuk sejenak aku terdiam. “Tolong pijitin Mas Agus, dong!” Tiba-tiba kalimat itu terdengar lagi setelah sekian lama. Kemudian paman duduk di ranjang, tepat di sampingku. Saat aku balikkan badan, kulihat Mas Agus sudah barada tepat di depan pintu. Sampai akhirnya Mas Agus bangkit menyemburkan semuanya di atas wajahku.Dalam lelah dan kantuk, dengan mata sedikit terbuka kulihat Mas Agus berpakaian dan pergi meninggalkan kamarku, meninggalkan aku dalam dasar jurang yang gelap sampai hari ini.. Aku diam saja, tak membalas.Masih dalam pangkuan Mas Agus, waktu berlalu tanpa berkata sampai mataku akhirnya terpejam kelelahan, terlelap dalam pangkuannya.




















