Andi pun kemudian ngeloyor pergi ke kamarnya.Sambil menunggu, aku membaca koran di ruang tamu. Bokep Colmek Mesti cari duit nih” jawabku.“Mentang-mentang udah jadi pengusaha.. Kita ajak mereka yuk..” kata Andi.“Boleh aja kalau mereka mau” jawabku.“Tapi lu yang traktir ya bos.., kan baru ngambil duit nih”“Beres deh”Andi pun kemudian menghampiri mereka dan mengajak berkenalan.Memang Andi ini pemberani sekali dalam hal begini.Dia memang terkenal playboy, punya banyak cewek.Hal itu didukung dengan perawakannya yang lumayan ganteng.“Lisa..” kata gadis berambut pendek itu saat mengenalkan dirinya.“Ini temannya siapa namanya” tanyaku sambil menatap gadis seksi temannya.“Novi” kata gadis itu sambil mengulurkan tangannya. Ingin rasanya kulumat habis payudara gadis belia itu.Setelah berjalan-jalan di Puncak menikmati pemandangan, kami pun cek in di sebuah motel di sana.“Lu kan yang traktir Wan..




















