Aku bergaya menyerah. Ayo makan saja deh. Bokep Arab Mikir yaa..”
“Iyaa.. Kusingkap gaun malamnya dan kuperosotkan lepas celana dalamnya. Memang aku sendiri yang selalu ingin bebas selalu menyenangi perubahan. Jeng..?”
“Yaa ituu… lihat saja, banyak yang ‘enak-enak’ khan?” sambil tangannya dan matanya mengarahkan aku ke audience, para tetamu wanita yang rata-rata malam itu memang nampak cantik-cantik dan ‘enak’ tentunya. Aku menuju kesana diikuti ibu ini. Aku menyebut namaku, “Hendra”
“Norma,” dia juga menyebut namanya. Bisa bebas menyantap yang ‘enak-enak’?”
Rupanya ibu ini kembali gencar memojokkan aku. Banyak makan favoritku bisa kutemui. Tuh lagi asyik nggerombol sama teman-temannya”. Aku dan sang istrinya sempat bertemu mata sesaat. Dengan pakaian lengkapku, stelan jas dan dasi, aku hadir pada resepsi pernikahan anak dari relasi penting di kawasan Tebet.




















