Dengan punya pacar bukan berarti aku ngga “ngobyek” dengan yang lain. Bokeb Baunya pun sangat wangi.Tapi aku tidak ingin buru-buru, aku ingin Elvita membiasakan suasananya dulu. Aku lihat beberapa orang berkumpul dihalaman depan juga Elvita dengan mengenakan jilbab putih, kemeja biru dan rok panjang biru donker.“Kenapa pindah mbak…padahal ibu seneng kamu di sini, kamu suka bantuin ibu” kata seorang wanita berumur lebih dari separuh baya.“iya bu…aku mau cari suasana lain aja, supaya aku bisa tenang bikin laporan”“Kalau kak Elvita ngga ada, kalau diantara kita ada yang sakit siapa yang bantuin” seorang wanita muda yang aku tebak masih mahasiswa juga menimpali.Elvita tersenyum sambil mengacak-acak rambut teman kosnya itu “kamu boleh kok main ke sana”. “yee…ga lah, makanya cepet cari istri sana…” sambil tersenyum dan berlalu. Tapi…sepintas aku ingat Elvita lagi dan akupun menghentikan aktifitasku.




















