Setelah berpakaian lengkap akupun pulang dengan jas hujan pinjaman. “Ujan-ujanan nie mbak?? Bokep China “mbak boleh saya….”, kata pak Abdul sambil tangannya maju hendak meremas tetekku. Sempat liat expresi wajah mereka yang kaget. Ahmad bangun dari duduknya dan membantuku berpakaian, kekagumannya belum habis pada tubuhku, pantat, tetek, memiaw (yang belum waktunya dia rasakan) semua dia raba dan pegang. “Anu gak mbak, kita ngomongin hujan-hujan enaknya nyusu eh minum susu anget”, jawab anak sma yang duduk di belakang. Rumahku emang gak jauh dari toko, sekitar 4 KM. “Ngomongke aku yo ?”, kataku. “Mmmmm…. Sambil membantuku memakai CD dia mengusap-usap memiawku dan saat aku memakai BH ku dia meremas-remasnya dengan alasan biar pas posisinya, dasar anak muda yang aneh.




















