Maka ketika tangan kananku masih meremas buah dada kanan Mama, tangan kiriku mulai merayapi lutut Mama….merayap ke atas, ke pahanya yang terasa licin dan hangat. Terlebih ketika aku mulai memainkan pentil buah dadanya, dengan pengalaman yang sudah cukup banyak dari kisahku bersama Mbak Ning.Ton… terdengar suara Mama tersendat.Iya Mam?Kamu kok jadi aneh begini Ton?Gak tau kenapa…belakangan ini aku mikirin Mama terus… sahutku sambil memasukkan tangan kiriku ke arah buah dada Mama yang sebelah kiri pula. Bokep Mom Masa mama diginiin? Lalu katanya lagi, Kamu punya jauh lebih besar daripada punya papamu, Ton…oh iya…almarhum ibumu kan orang Arab ya?Aku tidak menyahut. Mondar-mandir di dalam kamar mandi, kemudian keluar dengan hati kecewa.Beberapa saat kemudian ibu tiriku muncul dalam daster biru mudanya. Bahkan ketika tangan kiriku merayap terus ke arah pangkal pahanya, dia malah tersenyum sambil menatapku dengan bola-bola mata bergoyang. Setelah dibaca, bakar saja surat ini ya Den.




















