anak ini cukup rajin membersihkan kamarnya..” pikirnya. Beberapa saat kemudian, “Pleph..!” tiba-tiba Bu Rhien mencabut pantatnya dari tubuh Jo. Bokeb Sementara kamu tertinggal begitu saja karena tidak ada Inah..”Jo hampir keceplosan bahwa selama ini dia tidak pernah melanjutkan dengan Inah. mungkin hampir satu bulan.”“Baiklah Bu..” tukas Inah mahfum.Bu Rhien segera berlalu melewati Jo yang tengah membersihkan tanaman di pekarangan belakang tersebut. ehh.. Jo menatap tubuh indah itu dengan penuh rasa tak percaya. shh.. Tak sedikitpun terpikir, Bu rhien yang begitu berwibawa itu melakukan perbuatan seperti ini.Dada Jo agak berdesir teringat ucapan Bu Rhien tentang Inah. Dia agak terganggu ketika mendengar daun pintu kamarnya terbuka.“Kriieet..!” ternyata Bu Rhien. Ibu hanya perlu meminjam sesuatu darimu..”Kemudian dia segera melemparkan sebuah majalah.“Lihat dan cepatlah ikuti perintah Ibu..!” suara Bu Rhien agak menekan.Agak gelagapan Jo membuka majalah tersebut dan terperangah mendapati berbagai gambar yang menyebabkan nafasnya langsung memburu.




















