Kamu kok ada-ada aja.”Nada ucapanku seperti protes. Bokep Colmek Kutarik ritsleting celana jeansnya, agak susah dan Reno membantuku menarik ritsleting celananya. Dia ingin nonton kita Mbak…”
“Apa?” aku kaget, tatapanku tertuju ke foto besar yang terpampang di dinding itu. Lalu kujulurkan tanganku, hinggap di bawah perut Reno yang masih berpakaian lengkap itu. Ya tadinya sih kalau Mbak gak keberatan, mau kuajak ketemuan di rumah dia itu Mbak.”
“Kalau dia tau kan malu, sayang.”
“Di dalam kamar tertutup, masa dia tau apa yang kita lakukan?”Aku tercenung sesaat. Reno senang kelihatannya dengan genggamanku. Apa kabar Mbak?”
“Baek. Tapi Toni menunjuk foto itu sambil menerangkan, “Itulah Reno. Rupanya Toni juga sudah melepaskan celana jeansnya, sama seperti aku, tinggal mengenakan t-shirt dan CD.Senyum Toni tampak menggoda waktu aku menghampirinya.




















