Hal yang sama juga dirasakan oleh Jill, ia mendesah keenakan. Bokeb Pak Fahri berdiri di belakangnya, menjelaskan bahwa di sana ia menanam beberapa jenis tanaman yang dibutuhkan untuk bumbu seperti cabe, bawang, daun seledri, dll. Selain itu, rasa kagum muncul di hatinya. Jill merasakan putting susunya mulai mengeras di balik bra-nya, dirasakannya selangkangannya menjadi basah oleh birahinya dan nafasnya menjadi tersengal.“Pak…eerr terima kasih atas bandrek dan keramahannya, saya jadi bingung bagaimana membalasnya”“Oohh…gak apa apa Bapak ikhlas kok, ga mengharapkan balasan apa-apa”“Memangnya bapak gak pernah merindukan kehangatan seorang wanita selama ini?” Jill mulai menggodanya.“Eng… tentu saja Non, biar gimanapun, saya ini khan seorang laki-laki normal.”“Don’t you think I’m pretty? Itu mau gak mau harus, kan demi kepuasan pelanggan juga”Tingkah laku Hamzah yang seperti anak-anak namun rajin membantu ayahnya itu pun mengundang simpati pelanggan.




















