Aku kan sudah bapak anggap anak Pak“ kataku memelas, namu Pak doni sudah duduk di atas kepalaku sambil memegang tanganku,“cup…cup….” tangannya yang kasar, mengahapus air mataku yang mulai membasahi pipiku, “tenang Bapak pasti melepaskanmu sayang, tapi nanti ya,”Perlahan tangan Pak Budi mulai mengelus-elus pahaku,“kaki mu putih sekali sayang, Bapak suka,”Aku hanya dapat memejamkan mata, menikmati sentuhan-sentuhan Pak Budi yang sudah kuanggap sebagai keluargaku sendiri, aku benar-benar kecewa dengan apa yang dilakukan mereka terhadapku, kurang baik apa kami terhadap mereka sehingga tega berbuat senista ini.“ha..ha…. aaHhkkkK…mas, enak mas terus enak banget mas, Oohhkk…. Bokep Mama Jantungku terasa berdetak kencang, napasku semakin susah di atur. Selesai mandi aku langsung ke belakang rumahku. Kini ia sedang mengkonfirmasi kedatangannya yang katanya besok siang. Aku sangat kaget saat menyadari di dalam kamar Adi terdapat seorang gadis yang merintih menahan nikmat saat Adi menjilat vaginanya.




















