“Kamu tau, aku selalu kagum sama kamu Ren, sejak pertama kali ketemu. Bokep Crot Malam itu kami lagi2 bercinta hingga pagi.*Setelah test drive yang pertama ini kami pun rutin melakukan seks selama lebih dari 1 bulan. Aku tidak bisa melihatnya namun aku bisa merasakan, toket kencang nan kenyal menekan pinggang depanku. Aku terlalu takut untuk eye contact, tapi juga tidak mau mataku jelalatan ngeliatin toket gedenya. Aku pun senang akhirnya aku menjadi ayah dan juga bisa membahagiakan Wein. Nafasnya bersuara tak beraturan dan seirama dengan sodokanku. Namun tidak bagiku, aku tau persis aku sudah berhutang banyak dari kebaikan yang diberikan Wein. Semakin kuat aku menggeseknya, semakin kuat pula jepitan. Kebayang dong margin mereka gimana?“Yaaah bukan gitu bro, gw ngerasa hidup gw hampa aja gak ada anak, istri gw juga ngerasa begitu.” “Yah, terus gimana bro, mungkin lo coba usaha lagi aja selama 1 tahun maybe” “gak bisa bro,




















