Lalu akupun mengangguk tanda setuju kepadanya.Dia pun pergi mandi. koq ngaak kayak biasanya?, bole tahu ngaa ada apa?? Bokepindo Diapun kembali mengulum sembari membersihkannya dengan mulut. Lalu aku pun memberanikan diri untuk mendekatinya dan menawarkan antaran pulang ke KOST-annya yang terbilang tidak terlalu jauh dari rumahku. Spermaku pun keluar lumayan banyak dan membahasi muka dewi. Dan dewi terlihat sedang membereskan buku ke dalam tas bawaannya itu. Saat itu saya mempunyai seorang kecengan cewek di kampus, yang termasuk salah satu incaran dari temen-temen gua juga yang banyak mengincar untuk
menjadi kekasihnya, sebut saja namanya “Dewi”. Tak berapa lama lagi.., perkuliahan kami ‘pun usai dan teman teman mulai bergegas untuk berlomba keluar, dikarenakan hari udah malam (sekitar jam 7-an). tiba-tiba terdegar suara dari kamar mandi“Aaauu, toolloongg”Lalu dengan spontan akupun membuka pintunya kamar mandi yang tidak terkunci (mungkin ini jebakan gumanku dalam hati dengan sedikit berhati-hati).“Ada apa wi?




















