Karena sedari tadi, ia tak henti-hentinya tersenyum melihat kearah Citra.“Dek… Kenalin ini Pak Poniran…Beliau yang punya tanah proyek di kota….” Ucap Marwan yang akhirnya memperkenalkan istrinya kepada relasi bisnisnya, “Yang dibelakangnya itu ajudannya, Yongki dan Bolod…”“Poniran….” Kata pria bertubuh pendek tambun itu sambil menjulurkan tangan dan mengamit tangan Citra, “Panggil saja saya Mas Iran… Hekhekhek…”“Waduh…. Mas mau ngobrol dengan kalian berdua….”“I… Iya Mas…” Jawab Citra panik sambil berjalan mundur meninggalkan Marwan dan ketiga orang temannya.“Apa ya yang akan dibicarakan Mas Marwan….?” Tanya Citra dalam hati,“Kenapa pula dia ingin mengajak ngobrol dengan Muklis….?”“Apa dia tahu lendir ini adalah sperma…?”“Atau mungkin dia sudah tahu….?”“Atau jangan-jangan…. Bokep Jilbab/Hijab Jerit Citra yang dengan tubuh menggelijang tak beraturan. Tak henti-hentinya, petugas penjaga counter itu mengutak atik posisi penisnya supaya terasa nyaman didalam celana kerjanya.




















