Ketika aku sedang menunggu mobil yang diambil petugas valet, hp-ku berbunyi. Aku duduk di sofa dengan kaki terangkat tertumpu pada sandaran tangan di kiri kanan sedangkan rok-ku yang tersingkap ke atas, rambut kemaluanku tampak dari balik celana dalama mini yang tidak mampu menutupi keberadaannya. Bokep Korea Bergantian kami dance, saat slow music mengalun diapun mengajakku. Bagiku Fire Diskotik bagaikan halaman bermain, seperti halnya di Kowloon, meski aku tak pernah mencari tamu disitu tapi itulah tempat bagiku menumpahkan segala kekesalan dan keruwetan hidup. Akhirnya kuputuskan untuk berganti pakaian, kucari pakaian yang sesuai dari dalam tas pakaian yang kubawa tadi. “nanti kita ke squareotique yuk, udah lama nih aku nggak clubbing, mau kan kamu temanin kami ?” tanya Lita padaku, tentu saja aku tak bisa memutuskan, semua tergantung pada Pak Jacky, tapi tak mungkin kutanyakan padanya di depan Lita.




















