Setelah Tanti duduk di depanku, kami melanjutkan obrolan seputar keadaan keluarga kami masing-masing. Bu Lik Nor sudah merestui hubungan kita. Bokep STW Kucoba meraba selangkangannya dan Tanti agak menolak dengan merapatkan pahanya. “Gapapa sayang, kan kamu calon istriku. Tapi ga kusangka ternyata Tanti bangun untuk menutup pintu dan kembali ke pangkuanku dan meraih kepalaku. “Kirain buat kenang-kenangan aku sayang”, jawabku sambil mengecup bibirnya. Tak lama, kudengar Tanti mulai melenguh nikmat,“aaaahhhh, sssshhhhhhhhh, oooooooowwwwwwwwwwwwhhhhh…….. Bau ih…. Masa gadis secantik Tanti ga punya pacar? Dan akhirnya, blesssssss… crootttt…. “enak ga?” tanyaku
“enak mas, sampe pipis hehehehe…” katanya sambil tertawa.Akupun bangun dan mengunci pintu.“Emang pipisnya banyak sayang?” tanyaku. “Es Tawar aja” jawabku singkat.Pertemuan dengan Tanti membuat aku semakin bersemangat pulang kerja. 5 menit kulakukan gaya shaggy.Kusuruh Tanti merapatkan pahanya sambil berpegangan ke tembok. Benar-benar cinta dan tdk ada sedikitpun niat untuk melepaskan Tanti.




















