Kubuka resleting celanaku lalu kuturunkan CD-ku sehingga menyembullah senjata yang dari tadi sudah mengeras itu. Sadar atau tidak kurasakan bulu kudukku berdiri dan membayangkan makhluk apa yang nantinya akan muncul. Bokepindo Kesempatan itu segera dipakai Pak Atmo untuk mendekap tubuh Vita. Suara langkah itu makin mendekat dan akhirnya kulihat sosoknya, oohh, ternyata lain dari yang kubayangkan, yang muncul ternyata seorang gadis cantik. Kami kaget karena kehadirannya, aku segera menaikkan celanaku yang sudah merosot, Vita berlindung di belakang badanku untuk menutupi tubuh telanjangnya.“Wah, wah, wah saya pikir ada maling di sini, eh.. Dia juga termasuk salah satu bunga kampus.“Hai.. “Jangan, Pak, jangan!”Dengan wajah pucat Vita berjalan mundur sambil menutupi dada dan kemaluannya untuk menghindar, namun dia terdesak di sudut ruangan.




















